Manusia dalam Lingkaran Iblis, Nafsu, Dunia, dan Keluarga: Telaah Nasihat Abu Bakar ash-Shiddiq r.a.

Pemateri:KH.Ahmad Syakirin Asmui,Lc.,MA
Kitab:Nashoihul Ibad
Penulis:Syeikh Nawawi Al- Bantani
Bab:Manusia dalam Lingkaran Iblis, Nafsu, Dunia, dan Keluarga: Telaah Nasihat Abu Bakar ash-Shiddiq r.a.
Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. berkata:
> “Sesungguhnya iblis itu berada di hadapanmu,
> hawa nafsu berada di belakangmu,
> dunia berada di sebelah kananmu,
> dan keluargamu berada di sebelah kirimu.”
Artinya:
Iblis selalu menghadang manusia dari arah depan untuk menyesatkannya.
Hawa nafsu selalu mengikuti manusia dari belakang dan mendorong kepada syahwat.
Dunia menarik manusia dari sisi kanan dengan hiasan dan kenikmatannya.
Sedangkan keluarga menarik manusia dari sisi kiri dengan rasa cinta dan keterikatan.
Kemudian beliau melanjutkan:
> “Maka jika engkau berpaling kepada dunia, engkau akan binasa.
> Jika engkau mengikuti hawa nafsu, engkau akan celaka.
> Dan jika engkau menaati iblis, engkau akan tersesat.”
Dan beliau berkata lagi:
> “Keselamatan itu hanya ada dengan berpegang kepada Allah Ta‘ala.”
—
Makna Lurus dari Teks
Manusia *selalu dikepung oleh godaan dari berbagai arah
Musuh manusia tidak hanya iblis, tetapi juga nafsu dan cinta dunia
Bahkan hal yang dicintai (keluarga) bisa menjadi ujian jika melalaikan ketaatan
Satu-satunya jalan selamat adalah pertolongan dan pegangan kepada Allah