Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri

Santriwati PPDU Putri Raih Juara 2 Yelling dalam Lomba PBB Dandim 0818/Batu-Malang

Malang, 14 Agustus 2025 – Lapangan Kodim 0818/Batu-Malang kembali dipenuhi semangat juang para peserta Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang diadakan oleh Dandim 0818/Batu-Malang. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis 14/8), dan diikuti oleh berbagai tim dari sekolah maupun pesantren di wilayah Batu dan Malang.

Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah (PPDU) Putri mengirimkan pasukan terbaiknya, yang terdiri dari:
Azzahra Farah, Zian Qonita, Batrisyia Melvis, Nayla Tsany, Salsabila Zharifah, Aqilah Qoulan, Fathiya Amatullah, Fani Afnan, Muthia Shafa, Mariella Nafisa, Nabillah Alilatul, Fadiyah Khosyiatun, Najwa Balqis, Nadia Putri, Aqilah Sabira, Safa Kamila, Naila Adzkia, Taskiyatur Rahmaniya, Aida Majdah, Ghaida Kamila, Tiara Aisyah, Habibatul Maulida, Amani Syahida, Naila Muthia, Nadira Nur, Asya Karimah, Aisyah Fitri Aliyanda, Shofiatul Aulia, Cindy Eqila, dan Qurrota Aini.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dan pengambilan nomor urut penampilan. Menariknya, hampir semua peserta dari berbagai tim mendapatkan pelatihan intensif dari Babinsa maupun Koramil setempat. Namun, tim PPDU Putri memilih untuk tampil tanpa pelatih dari Babinsa, mengandalkan latihan mandiri dan kekompakan yang telah dibangun bersama di pesantren.

Hal ini tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Tanpa arahan langsung dari instruktur militer, para santriwati harus mengatur strategi, formasi, dan kekompakan secara mandiri. Meski demikian, mereka berhasil tampil sama rata dengan peserta lainnya, bahkan sukses meraih Juara 2 kategori Yelling dengan score 269 pada ajang tersebut.

“Saya pribadi merasa sangat bangga terhadap usaha dan kerja keras mereka. Walaupun tanpa adanya pelatih dari Babinsa, mereka bisa menampilkan yang terbaik dan bersaing setara dengan tim-tim lain, hingga meraih juara,” ujar Ustadzah Siela selaku  pembina yang turut mendampingi.

Keberhasilan ini menjadi pembuktian bahwa disiplin, semangat pantang menyerah, dan kerja sama tim adalah kunci kesuksesan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para santriwati untuk menanamkan rasa percaya diri dan kebersamaan.

Leave a Reply