{"id":3393,"date":"2025-06-27T22:54:53","date_gmt":"2025-06-27T15:54:53","guid":{"rendered":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?p=3393"},"modified":"2025-06-27T22:54:53","modified_gmt":"2025-06-27T15:54:53","slug":"perempuan-dan-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/perempuan-dan-politik\/","title":{"rendered":"PEREMPUAN DAN POLITIK"},"content":{"rendered":"<p>Dunia politik kerap kali dikenal oleh masyarakat dengan hal seperti debat panas, kampanye di TV, atau barisan orang berpakaian formal di gedung parlemen, bahkan banyak di antara kita yang menganggap politik sebagai arena yang keras, penuh dinamika, dan memandangnya sebagai \u201cdunia laki-laki\u201d. Pada hakikatnya, politik itu tidak selalu soal partai dan kampanye. Politik itu tentang bagaimana kita membuat keputusan untuk kebaikan banyak orang. Bahkan saat mengikuti rapat OSADU atau menyuarakan pendapat soal peraturan di pondok, kita sudah belajar menjadi bagian dari proses politik.<br \/>\nDi balik stereotip gender masyarakat yang memandang politik sebagai ranah laki-laki, kontribusi perempuan dalam dunia politik telah mengalami transformasi signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Perempuan tak hanya hadir, menjadi pelengkap atau simbol emansipasi saja dalam proses politik-mereka memimpin, menginspirasi dan membuat perubahan nyata. Keterlibatan perempuan dalam politik membawa perspektif unik yang sering kali terabaikan dalam dominasi politik laki-laki.<br \/>\nDalam ranah politik, perempuan cenderung lebih peka terhadap isu-isu sosial seperti kesehatan ibu dan anak, pendidikan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perlindungan tenaga kerja perempuan. Partisipasinya mewujudkan pemerintahan yang lebih adil, responsif, dan demokratis.<br \/>\nBeberapa tokoh dunia telah membuktikan hal ini. Angela Merkel di Jerman, Jacinda Ardern di Selandia Baru, hingga Sri Mulyani di Indonesia adalah contoh nyata bahwa kepemimpinan perempuan tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga unggul. Namun, perjalanan perempuan dalam politik tidaklah mulus. Hambatan struktural dan budaya masih menjadi tembok besar yang sulit ditembus. Di banyak negara, termasuk Indonesia, masih ada anggapan bahwa perempuan kurang cocok untuk posisi strategis karena dianggap terlalu emosional atau tidak tegas. Selain itu, intimidasi kekerasan berbasis gender menjadi ancaman nyata bagi politisi perempuan, baik dalam bentuk ujaran kebencian di media sosial maupun tekanan politik dari dalam partai.<br \/>\nUntuk mengubah kondisi ini, diperlukan upaya kolektif dari berbagai pihak untuk mengubah kondisi ini. Negara dapat berperan melalui regulasi, seperti kuota perempuan dalam parlemen. Partai politik perlu membuka ruang selebar-lebarnya untuk kader perempuan agar bisa berkembang dan berkompetisi secara sehat.<br \/>\nDi sisi lain, perempuan sendiri<br \/>\njuga perlu memperkuat kapa-<br \/>\nsitas diri, membangun jari-<br \/>\nngan politik, serta<br \/>\npercaya pada<br \/>\nkemampuan mereka untuk memimpin. Masyarakat pun memiliki peran penting untuk menghapus stigma dan mendukung perempuan yang berani terjun ke dunia politik.<br \/>\nPartisipasi perempuan dalam politik bukan sekadar angka di parlemen, tetapi tentang perubahan budaya, cara pandang, dan arah pembangunan. Dunia politik akan lebih adil, berimbang, dan manusiawi ketika perempuan dan laki-laki bisa berjalan beriringan. Karena sesungguhnya, politik bukan hanya milik satu gender, tetapi milik semua yang peduli pada masa depan.<br \/>\nOleh karena itu, meskipun kita adalah remaja perempuan yang sedang duduk di bangku sekolah, jangan pernah berpikir masih terlalu muda untuk peduli. Justru ini saat yang tepat untuk belajar kritis, berani berpendapat, dan mulai aktif di berbagai organisasi dan perlombaan. Karena itu adalah wadah bagi kita untuk membenahi<br \/>\ndiri, mengasah, dan melatih diri, agar dapat menjadi pemuda-pemuda pengubah bangsa di masa depan kelak.<br \/>\nDaripada hanya mengatakan \u201cpolitik itu kotor,\u201d kenapa tidak kita isi dengan nilai-nilai yang baik? Politik akan tetap berjalan dengan atau tanpa kita. Maka akan lebih baik kalau kita, perempuan muda Indonesia, ikut mengarahkan ke arah yang lebih adil dan berpihak pada semua.<br \/>\nPerempuan yang aktif sejak remaja cenderung tumbuh menjadi pemimpin yang percaya diri dan tangguh. Tidak harus menunggu jadi \u201cdewasa\u201d dulu untuk bisa membuat perubahan.<br \/>\n\u201cJangan tanyakan apa yang telah disumbangkan negara pada anda, tetapi tanyakan apa yang telah anda sumbangkan pada negara.\u201d<br \/>\n-John F. Kennedy<br \/>\nOleh<br \/>\nAl-Ustadzah Mutsaqoful<br \/>\nFikri Tauhida<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia politik kerap kali dikenal oleh masyarakat dengan hal seperti debat panas, kampanye di TV, atau barisan orang berpakaian formal di gedung parlemen, bahkan banyak di antara kita yang menganggap politik sebagai arena yang keras, penuh dinamika, dan memandangnya sebagai \u201cdunia laki-laki\u201d. Pada hakikatnya, politik itu tidak selalu soal partai dan kampanye. Politik itu tentang<\/p>\n<div class=\"more-link\">\n\t\t\t\t <a href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/perempuan-dan-politik\/\" class=\"link-btn\"><span>Lanjut membaca <\/span> <i class=\"icofont-thin-double-right\"><\/i><\/a>\n\t\t\t<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-3393","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kalam-santri"],"jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>PEREMPUAN DAN POLITIK - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/perempuan-dan-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PEREMPUAN DAN POLITIK - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dunia politik kerap kali dikenal oleh masyarakat dengan hal seperti debat panas, kampanye di TV, atau barisan orang berpakaian formal di gedung parlemen, bahkan banyak di antara kita yang menganggap politik sebagai arena yang keras, penuh dinamika, dan memandangnya sebagai \u201cdunia laki-laki\u201d. Pada hakikatnya, politik itu tidak selalu soal partai dan kampanye. Politik itu tentang    Lanjut membaca\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/perempuan-dan-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-27T15:54:53+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dupi Malang\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\"},\"headline\":\"PEREMPUAN DAN POLITIK\",\"datePublished\":\"2025-06-27T15:54:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-27T15:54:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/\"},\"wordCount\":561,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Kalam Santri\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/\",\"name\":\"PEREMPUAN DAN POLITIK - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-06-27T15:54:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-27T15:54:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PEREMPUAN DAN POLITIK\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"description\":\"Mencetak Ulama Pejuang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"width\":250,\"height\":243,\"caption\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\",\"name\":\"Dupi Malang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dupi Malang\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.ppduputri.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PEREMPUAN DAN POLITIK - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/perempuan-dan-politik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PEREMPUAN DAN POLITIK - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","og_description":"Dunia politik kerap kali dikenal oleh masyarakat dengan hal seperti debat panas, kampanye di TV, atau barisan orang berpakaian formal di gedung parlemen, bahkan banyak di antara kita yang menganggap politik sebagai arena yang keras, penuh dinamika, dan memandangnya sebagai \u201cdunia laki-laki\u201d. Pada hakikatnya, politik itu tidak selalu soal partai dan kampanye. Politik itu tentang    Lanjut membaca","og_url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/perempuan-dan-politik\/","og_site_name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","article_published_time":"2025-06-27T15:54:53+00:00","author":"Dupi Malang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dupi Malang"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/"},"author":{"name":"Dupi Malang","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223"},"headline":"PEREMPUAN DAN POLITIK","datePublished":"2025-06-27T15:54:53+00:00","dateModified":"2025-06-27T15:54:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/"},"wordCount":561,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"articleSection":["Kalam Santri"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/","name":"PEREMPUAN DAN POLITIK - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website"},"datePublished":"2025-06-27T15:54:53+00:00","dateModified":"2025-06-27T15:54:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/perempuan-dan-politik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppduputri.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PEREMPUAN DAN POLITIK"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","description":"Mencetak Ulama Pejuang","publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","contentUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","width":250,"height":243,"caption":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223","name":"Dupi Malang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dupi Malang"},"sameAs":["http:\/\/www.ppduputri.or.id"],"url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paqkR9-SJ","jetpack-related-posts":[],"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3393"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3394,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3393\/revisions\/3394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}