{"id":3604,"date":"2026-02-23T09:14:03","date_gmt":"2026-02-23T02:14:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?p=3604"},"modified":"2026-02-23T11:14:33","modified_gmt":"2026-02-23T04:14:33","slug":"pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/","title":{"rendered":"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"3609\" data-permalink=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/whatsapp-image-2026-02-23-at-09-22-44\/\" data-orig-file=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44.jpeg\" data-orig-size=\"1280,960\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"WhatsApp Image 2026-02-23 at 09.22.44\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg\" data-large-file=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-1080x810.jpeg\" class=\"alignnone wp-image-3609\" src=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"566\" height=\"424\" srcset=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg 300w, https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-1080x810.jpeg 1080w, https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-768x576.jpeg 768w, https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-16x12.jpeg 16w, https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 566px) 100vw, 566px\" \/><\/p>\n<p>Ketahuilah bahwa mandi untuk menghilangkan hadas adalah kewajiban yang tidak sah ibadah tanpanya. Maka apabila engkau hendak mandi janabah atau mandi wajib lainnya, niatkan dalam hatimu untuk menunaikan perintah Allah Ta\u2018ala dan mengangkat hadas besar.<\/p>\n<p>Mulailah dengan membaca *Bismillah*, kemudian basuh kedua tanganmu sebelum memasukkannya ke dalam bejana. Bersihkanlah segala najis yang ada pada tubuhmu terlebih dahulu. Setelah itu berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, kecuali kedua kakimu boleh engkau akhirkan jika engkau mandi di tempat yang airnya menggenang.<\/p>\n<p>Kemudian siramlah kepalamu tiga kali sambil menyela-nyela rambut agar air sampai ke pangkalnya. Setelah itu ratakan air ke seluruh tubuhmu, dimulai dari sisi kanan kemudian sisi kiri. Gosoklah badanmu agar yakin bahwa air telah mengenai seluruh lipatan dan bagian tersembunyi.<\/p>\n<p>Janganlah engkau berlebih-lebihan dalam menggunakan air, karena pemborosan itu dibenci. Hadirkan dalam hatimu bahwa sebagaimana air membersihkan tubuhmu dari kotoran lahir, engkau memohon kepada Allah agar membersihkan batinmu dari dosa dan akhlak yang tercela.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>\ud83c\udf35 Adab Tayamum<\/p>\n<p>Apabila engkau tidak mendapatkan air setelah mencarinya, atau engkau tidak mampu menggunakannya karena sakit atau sebab lain yang dibenarkan, maka bertayamumlah dengan tanah yang suci.<\/p>\n<p>Niatkan dalam hatimu agar dibolehkan menunaikan shalat fardhu. Bacalah *Bismillah*, lalu tepukkan kedua telapak tanganmu pada tanah yang suci dengan satu tepukan ringan. Usapkan ke seluruh wajahmu. Kemudian tepukkan kembali dan usapkan pada kedua tanganmu hingga siku.<\/p>\n<p>Hendaklah engkau menghadirkan rasa hina dan tunduk kepada Allah. Ingatlah bahwa engkau diciptakan dari tanah, dan kepadanya engkau akan kembali. Maka janganlah engkau sombong di hadapan Tuhanmu, sementara asal kejadianmu adalah tanah yang hina.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>\ud83d\udd4c Adab Keluar Menuju Masjid<\/p>\n<p>Apabila engkau keluar menuju masjid untuk menunaikan shalat, maka ketahuilah bahwa engkau sedang memenuhi panggilan Allah dan mendatangi rumah-Nya.<\/p>\n<p>Keluarlah dalam keadaan suci, rapi, dan bersih. Dahulukan kaki kanan ketika keluar dari tempatmu. Bacalah doa keluar rumah dan mohonlah perlindungan kepada Allah dari godaan setan.<\/p>\n<p>Berjalanlah dengan tenang, tidak tergesa-gesa, tidak pula dengan kesombongan. Jangan menyibukkan diri dengan percakapan yang sia-sia. Perbanyaklah dzikir dan hadirkan rasa takut serta harap kepada Allah.<\/p>\n<p>Apabila engkau masuk masjid, dahulukan kaki kanan dan ucapkan doa masuk masjid. Ketahuilah bahwa engkau sedang berada di hadapan Raja segala raja. Maka jagalah adabmu, tundukkan pandanganmu, dan kosongkan hatimu dari urusan dunia.<\/p>\n<p>Janganlah engkau duduk sebelum mengerjakan shalat tahiyyatul masjid, kecuali jika waktu tidak memungkinkan. Duduklah menghadap kiblat dengan penuh khusyuk, menanti shalat dengan hati yang hadir.<\/p>\n<p>Dalam bagian ini, Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa setiap gerakan lahir harus disertai kesadaran batin. Bersuci bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi melatih hati untuk bersih. Melangkah ke masjid bukan sekadar berjalan, tetapi perjalanan menuju Allah.<\/p>\n<p>\ud83d\udd4c \u0622\u062f\u0627\u0628 \u0627\u0644\u062e\u0631\u0648\u062c \u0625\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0645\u0633\u062c\u062f<\/p>\n<p>Adab Keluar Menuju Masjid<\/p>\n<p>Apabila engkau telah selesai dari bersuci, maka shalatlah dua rakaat di rumahmu sebelum keluar (terutama pada waktu Subuh), kemudian barulah engkau menuju masjid.<\/p>\n<p>Ketika berjalan, berjalanlah dengan tenang, penuh wibawa, tidak tergesa-gesa, dan tidak banyak berbicara. Hadirkan rasa khusyuk dan kesadaran bahwa engkau sedang menuju Allah.<\/p>\n<p>\ud83d\udcd6 Doa yang Dibaca Saat Menuju Masjid<\/p>\n<p>&gt; \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0651\u064e \u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a \u0623\u064e\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064f\u0643\u064e \u0628\u0650\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650 \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0627\u0626\u0650\u0644\u0650\u064a\u0646\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e\u060c \u0648\u064e\u0628\u0650\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650 \u0627\u0644\u0631\u0651\u064e\u0627\u063a\u0650\u0628\u0650\u064a\u0646\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e\u060c \u0648\u064e\u0628\u0650\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650 \u0645\u064e\u0645\u0652\u0634\u064e\u0627\u064a\u064e \u0647\u064e\u0630\u064e\u0627 \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e\u060c \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a \u0644\u064e\u0645\u0652 \u0623\u064e\u062e\u0652\u0631\u064f\u062c\u0652 \u0623\u064e\u0634\u064e\u0631\u064b\u0627 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u0628\u064e\u0637\u064e\u0631\u064b\u0627 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u0631\u0650\u064a\u064e\u0627\u0621\u064b \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u0633\u064f\u0645\u0652\u0639\u064e\u0629\u064b\u060c \u0628\u064e\u0644\u0652 \u062e\u064e\u0631\u064e\u062c\u0652\u062a\u064f \u0627\u062a\u0651\u0650\u0642\u064e\u0627\u0621\u064e \u0633\u064e\u062e\u064e\u0637\u0650\u0643\u064e \u0648\u064e\u0627\u0628\u0652\u062a\u0650\u063a\u064e\u0627\u0621\u064e \u0645\u064e\u0631\u0652\u0636\u064e\u0627\u062a\u0650\u0643\u064e\u060c \u0641\u064e\u0623\u064e\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064f\u0643\u064e \u0623\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064f\u0646\u0652\u0642\u0650\u0630\u064e\u0646\u0650\u064a \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650 \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u063a\u0652\u0641\u0650\u0631\u064e \u0644\u0650\u064a \u0630\u064f\u0646\u064f\u0648\u0628\u0650\u064a\u060c \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u063a\u0652\u0641\u0650\u0631\u064f \u0627\u0644\u0630\u0651\u064f\u0646\u064f\u0648\u0628\u064e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0623\u064e\u0646\u0652\u062a\u064e.<\/p>\n<p>Artinya:<\/p>\n<p>\u201cYa Allah, aku memohon kepada-Mu dengan hak orang-orang yang memohon kepada-Mu, dengan hak orang-orang yang berharap kepada-Mu, dan dengan hak langkahku ini menuju-Mu. Sesungguhnya aku tidak keluar karena sombong, tidak pula karena angkuh, bukan karena riya dan bukan karena ingin didengar orang. Akan tetapi aku keluar untuk menjaga diri dari murka-Mu dan mencari keridaan-Mu. Maka aku memohon kepada-Mu agar Engkau menyelamatkanku dari neraka dan mengampuni dosa-dosaku, karena tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.\u201d<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahuilah bahwa mandi untuk menghilangkan hadas adalah kewajiban yang tidak sah ibadah tanpanya. Maka apabila engkau hendak mandi janabah atau mandi wajib lainnya, niatkan dalam hatimu untuk menunaikan perintah Allah Ta\u2018ala dan mengangkat hadas besar. Mulailah dengan membaca *Bismillah*, kemudian basuh kedua tanganmu sebelum memasukkannya ke dalam bejana. Bersihkanlah segala najis yang ada pada tubuhmu<\/p>\n<div class=\"more-link\">\n\t\t\t\t <a href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\" class=\"link-btn\"><span>Lanjut membaca <\/span> <i class=\"icofont-thin-double-right\"><\/i><\/a>\n\t\t\t<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[336],"tags":[],"class_list":["post-3604","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-talim"],"jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahuilah bahwa mandi untuk menghilangkan hadas adalah kewajiban yang tidak sah ibadah tanpanya. Maka apabila engkau hendak mandi janabah atau mandi wajib lainnya, niatkan dalam hatimu untuk menunaikan perintah Allah Ta\u2018ala dan mengangkat hadas besar. Mulailah dengan membaca *Bismillah*, kemudian basuh kedua tanganmu sebelum memasukkannya ke dalam bejana. Bersihkanlah segala najis yang ada pada tubuhmu    Lanjut membaca\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-23T02:14:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-23T04:14:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dupi Malang\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\"},\"headline\":\"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali\",\"datePublished\":\"2026-02-23T02:14:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-23T04:14:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\"},\"wordCount\":567,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg\",\"articleSection\":[\"Ta'lim\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\",\"name\":\"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-02-23T02:14:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-23T04:14:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"description\":\"Mencetak Ulama Pejuang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"width\":250,\"height\":243,\"caption\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\",\"name\":\"Dupi Malang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dupi Malang\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.ppduputri.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","og_description":"Ketahuilah bahwa mandi untuk menghilangkan hadas adalah kewajiban yang tidak sah ibadah tanpanya. Maka apabila engkau hendak mandi janabah atau mandi wajib lainnya, niatkan dalam hatimu untuk menunaikan perintah Allah Ta\u2018ala dan mengangkat hadas besar. Mulailah dengan membaca *Bismillah*, kemudian basuh kedua tanganmu sebelum memasukkannya ke dalam bejana. Bersihkanlah segala najis yang ada pada tubuhmu    Lanjut membaca","og_url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/","og_site_name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","article_published_time":"2026-02-23T02:14:03+00:00","article_modified_time":"2026-02-23T04:14:33+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg"}],"author":"Dupi Malang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dupi Malang","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/"},"author":{"name":"Dupi Malang","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223"},"headline":"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali","datePublished":"2026-02-23T02:14:03+00:00","dateModified":"2026-02-23T04:14:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/"},"wordCount":567,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg","articleSection":["Ta'lim"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/","name":"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg","datePublished":"2026-02-23T02:14:03+00:00","dateModified":"2026-02-23T04:14:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg","contentUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-09.22.44-300x225.jpeg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/pembahasan-kitab-bidayatul-hidayah-tentang-adab-mandi-tayammum-dan-keluar-ke-masjid-karya-imam-al-ghazali\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppduputri.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Mandi, Tayammum dan Keluar ke Masjid Karya Imam Al-Ghazali"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","description":"Mencetak Ulama Pejuang","publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","contentUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","width":250,"height":243,"caption":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223","name":"Dupi Malang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dupi Malang"},"sameAs":["http:\/\/www.ppduputri.or.id"],"url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paqkR9-W8","jetpack-related-posts":[],"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3604"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3604\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3617,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3604\/revisions\/3617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}