{"id":3715,"date":"2026-08-10T13:07:17","date_gmt":"2026-08-10T06:07:17","guid":{"rendered":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?p=3715"},"modified":"2026-08-10T13:08:55","modified_gmt":"2026-08-10T06:08:55","slug":"menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/","title":{"rendered":"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai"},"content":{"rendered":"<p>Sabtu, 08 Agustus 2026<\/p>\n<p>Malam ini, kembali dengan muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz Doktor Zainal Abidin mengkaji kitab\u00a0<em>Nashaikhul Ibad<\/em>\u00a0karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani pada\u00a0<em>maqalah<\/em>\u00a0ke-14. Yang mana kali ini melanjutkan pembahasan tentang Rahasia Keindahan Hidup dan Kedamaian Hati.<\/p>\n<p>Di tengah kesibukan sehari-hari, kita sering kali lupa bahwa kualitas diri seseorang tidak dinilai dari seberapa cepat ia meraih impian, melainkan dari <strong>bagaimana ia bersikap dan menjaga hatinya<\/strong>. Akhlak yang baik adalah cermin dari jiwa yang tenang dan menjadi penentu apakah kebaikan yang kita lakukan benar-benar berdampak atau justru sia-sia.<\/p>\n<ol>\n<li><strong> Akhlak: Ibarat Madu dan Cuka<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sering kali kita merasa telah banyak berbuat baik, tetapi tanpa sadar perkataan atau perilaku kita masih menyakiti orang lain. Sebuah pesan bijak mengumpamakan akhlak yang buruk seperti <strong>setetes cuka yang menetes ke dalam semangkuk madu<\/strong>.<\/p>\n<p>Sebesar apa pun kebaikan, kerja keras, atau amal yang kita kumpulkan, rasa manisnya bisa langsung rusak hanya karena sikap yang kasar atau tidak jujur. Oleh karena itu, menjaga tutur kata dan perilaku adalah benteng utama agar nilai kebaikan dalam diri kita tetap terjaga.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong> Pilar Kemuliaan Diri<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk menjadi pribadi yang utuh dan dicintai, ada pilar-pilar karakter yang perlu kita pupuk setiap hari. Kemuliaan tidak lahir secara instan, melainkan tumbuh dari:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Akal yang sehat:<\/strong> Kemampuan untuk membedakan mana yang bermanfaat dan mana yang harus dijauhi.<\/li>\n<li><strong>Kelembutan dan kesabaran (<em>Al-Hilm<\/em> &amp; <em>As-Sabr<\/em>):<\/strong> Kepekaan perasaan untuk bersikap santun kepada sesama serta menahan diri saat diuji.<\/li>\n<li><strong>Rasa syukur dan kebaikan:<\/strong> Sikap menghargai setiap nikmat sekecil apa pun dan ringan tangan untuk membantu sesama.<\/li>\n<li><strong>Kerendahan hati:<\/strong> Mau membaur dengan lingkungan tanpa merasa lebih tinggi dari orang lain.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong> Melapangkan Dada Menghadapi Takdir<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Salah satu kunci kedamaian jiwa yang paling mendalam adalah <strong>kerelaan hati (<em>ridha<\/em>) dalam menerima jalan kehidupan<\/strong>. Saat rencana tidak berjalan sesuai keinginan, memelihara prasangka baik dan tidak terus-menerus menyesali keadaan adalah bentuk kedewasaan iman. Menerima ketetapan Sang Pencipta dengan dada lapang akan membebaskan kita dari rasa cemas yang tak berkesudahan.<\/p>\n<p>Memperbaiki diri memang butuh proses panjang dan kesabaran. Namun, ketika kita belajar untuk melembutkan hati, bersabar, dan menjaga kedamaian dengan sesama, kita sedang membangun kehidupan yang indah\u2014bukan hanya indah di mata manusia, tetapi juga menentramkan jiwa kita sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Tim Beit Kilma Dupione)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekian untuk muhadharah kali ini. Untuk melihat kajian selengkapnya, tonton juga video Live Streaming pada channel YouTube kami. Hanya di\u00a0DUPI ONE TV!<\/p>\n<div class=\"jetpack-video-wrapper\"><span class=\"embed-youtube\" style=\"text-align:center; display: block;\"><iframe class=\"youtube-player\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/ClvcHrdxF0E?version=3&#038;rel=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;fs=1&#038;hl=en-US&#038;autohide=2&#038;wmode=transparent\" allowfullscreen=\"true\" style=\"border:0;\" sandbox=\"allow-scripts allow-same-origin allow-popups allow-presentation allow-popups-to-escape-sandbox\"><\/iframe><\/span><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>STAY TUNE\u2014<\/p>\n<p>Website:\u00a0ppduputri.or.id<\/p>\n<p>YouTube:\u00a0DUPI ONE TV<\/p>\n<p>Instagram:\u00a0dupione_malang<\/p>\n<p>Tiktok:\u00a0dupione<\/p>\n<p>Facebook:\u00a0Daarul Ukhuwwah Putri I<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabtu, 08 Agustus 2026 Malam ini, kembali dengan muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz Doktor Zainal Abidin mengkaji kitab\u00a0Nashaikhul Ibad\u00a0karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani pada\u00a0maqalah\u00a0ke-14. Yang mana kali ini melanjutkan pembahasan tentang Rahasia Keindahan Hidup dan Kedamaian Hati. Di tengah kesibukan sehari-hari, kita sering kali lupa bahwa kualitas diri seseorang tidak dinilai dari seberapa cepat ia meraih<\/p>\n<div class=\"more-link\">\n\t\t\t\t <a href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\" class=\"link-btn\"><span>Lanjut membaca <\/span> <i class=\"icofont-thin-double-right\"><\/i><\/a>\n\t\t\t<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":3716,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[304,336],"tags":[],"class_list":["post-3715","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kalam-mudir","category-talim"],"jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memperbaiki diri memang butuh proses panjang dan kesabaran. Namun, menerima ketetapan Sang Pencipta dengan dada lapang akan membebaskan kita dari rasa cemas yang tak berkesudahan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memperbaiki diri memang butuh proses panjang dan kesabaran. Namun, menerima ketetapan Sang Pencipta dengan dada lapang akan membebaskan kita dari rasa cemas yang tak berkesudahan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-10T06:07:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-10T06:08:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"736\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"736\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dupi Malang\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\"},\"headline\":\"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai\",\"datePublished\":\"2026-08-10T06:07:17+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-10T06:08:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\"},\"wordCount\":426,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg\",\"articleSection\":[\"Kalam Mudir\",\"Ta'lim\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\",\"name\":\"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-10T06:07:17+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-10T06:08:55+00:00\",\"description\":\"Memperbaiki diri memang butuh proses panjang dan kesabaran. Namun, menerima ketetapan Sang Pencipta dengan dada lapang akan membebaskan kita dari rasa cemas yang tak berkesudahan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg\",\"width\":736,\"height\":736},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"description\":\"Mencetak Ulama Pejuang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"width\":250,\"height\":243,\"caption\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\",\"name\":\"Dupi Malang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dupi Malang\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.ppduputri.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","description":"Memperbaiki diri memang butuh proses panjang dan kesabaran. Namun, menerima ketetapan Sang Pencipta dengan dada lapang akan membebaskan kita dari rasa cemas yang tak berkesudahan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","og_description":"Memperbaiki diri memang butuh proses panjang dan kesabaran. Namun, menerima ketetapan Sang Pencipta dengan dada lapang akan membebaskan kita dari rasa cemas yang tak berkesudahan.","og_url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/","og_site_name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","article_published_time":"2026-08-10T06:07:17+00:00","article_modified_time":"2026-08-10T06:08:55+00:00","og_image":[{"width":736,"height":736,"url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dupi Malang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dupi Malang","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/"},"author":{"name":"Dupi Malang","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223"},"headline":"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai","datePublished":"2026-08-10T06:07:17+00:00","dateModified":"2026-08-10T06:08:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/"},"wordCount":426,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg","articleSection":["Kalam Mudir","Ta'lim"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/","name":"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg","datePublished":"2026-08-10T06:07:17+00:00","dateModified":"2026-08-10T06:08:55+00:00","description":"Memperbaiki diri memang butuh proses panjang dan kesabaran. Namun, menerima ketetapan Sang Pencipta dengan dada lapang akan membebaskan kita dari rasa cemas yang tak berkesudahan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg","width":736,"height":736},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/menata-hati-di-dunia-yang-bising-rahasia-jiwa-yang-tenang-dan-dicintai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppduputri.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","description":"Mencetak Ulama Pejuang","publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","contentUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","width":250,"height":243,"caption":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223","name":"Dupi Malang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dupi Malang"},"sameAs":["http:\/\/www.ppduputri.or.id"],"url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/0aa5ce47d83ef2e7e1f020c5d0024c43.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paqkR9-XV","jetpack-related-posts":[],"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3715"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3715\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3719,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3715\/revisions\/3719"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}