{"id":3752,"date":"2026-09-04T07:46:09","date_gmt":"2026-09-04T00:46:09","guid":{"rendered":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?p=3752"},"modified":"2026-09-04T07:46:09","modified_gmt":"2026-09-04T00:46:09","slug":"biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/","title":{"rendered":"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya"},"content":{"rendered":"<p>Hari Rabu, 26 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi\u2019ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. tentang kelanjutan dari ta\u2019lim minggu kemarin.<\/p>\n<p>Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar &#8220;ngaku&#8221; beriman tanpa benar-benar paham isi dan praktiknya?<\/p>\n<p>Di dalam ajaran Islam, iman itu bukan cuma soal lisan, tapi ada cabang-cabangnya yang harus meresap sampai ke hati. Nah, dari sekian banyak cabang iman (<em>Shu&#8217;abul Iman<\/em>), ada empat sikap hati yang saling berkaitan dan bikin fondasi spiritual kita makin kokoh. Yuk, kita bedah satu per satu!<\/p>\n<ol start=\"10\">\n<li><strong> Cabang Kesepuluh: Cinta Kepada Allah SWT (Mahabbatullah)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Cinta itu butuh bukti, bukan cuma janji. Ulama besar Hatim bin Alwan pernah menyentil kita yang suka &#8220;halu&#8221; soal cinta:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Ngaku cinta Allah, tapi larangan-Nya diterabas?<\/strong> <em>Bohong.<\/em><\/li>\n<li><strong>Ngaku cinta Nabi SAW, tapi ogah hidup sederhana?<\/strong> <em>Bohong.<\/em><\/li>\n<li><strong>Ngaku pengin masuk surga, tapi pelitnya minta ampun?<\/strong> <em>Bohong juga.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>Cinta yang jujur itu ada alurnya. Kalau kamu beneran cinta Allah, kamu pasti cinta Al-Qur&#8217;an. Dari situ, kamu bakal mencintai Sunnah Nabi, berlanjut ke merindukan akhirat, dan akhirnya enggak bakalan gila dunia. Dunia cuma dijadikan bekal numpang lewat, bukan tujuan utama.<\/p>\n<ol start=\"11\">\n<li><strong> Cabang Kesebelas: Takut Kepada Azab Allah (Al-Khauf)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Rasa takut kepada azab Allah itu ternyata ada levelnya dan bisa bikin level spiritual kita naik kelas:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Level Dasar (<em>Wara&#8217;<\/em>):<\/strong> Baru sebatas ngerem diri biar enggak nabrak hal-hal yang jelas diharamkan.<\/li>\n<li><strong>Level Menengah (<em>Taqwa<\/em>):<\/strong> Buka mata lebar-lebar. Hal yang masih samar-samar atau ragu-ragu (<em>syubhat<\/em>) aja langsung dijauhi.<\/li>\n<li><strong>Level Sultan (<em>Siddiq<\/em>):<\/strong> Fokusnya sudah 100% cuma buat Allah. Enggak sibuk menumpuk harta yang enggak kepake, enggak tergoda kemewahan dunia, dan tiap helaan napasnya cuma dipakai buat hal berfaedah.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"12\">\n<li><strong> Cabang Keduabelas: Berharap Rahmat Allah (Ar-Raja&#8217;)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Mengharapkan rahmat Allah itu wajib, tapi ingat, mengharap itu harus ada usahanya!<\/p>\n<ul>\n<li>Kalau kamu <strong>beribadah lalu berharap rahmat Allah<\/strong>, itu baru dinamakan <strong>Harapan Sejati<\/strong>.<\/li>\n<li>Kalau kamu <strong>males ibadah, hobi maksiat, tapi pede banget pasti masuk surga<\/strong>, itu bukan berharap, melainkan <strong>terperdaya (<em>al-ghurur<\/em>) dan kebodohan<\/strong>.<\/li>\n<li>Kalau mengharap sesuatu tanpa ada usahanya sama sekali, itu cuma <strong>angan-angan kosong (<em>at-tamanni<\/em>)<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ibaratnya kayak kapal: <strong>kapal enggak akan pernah bisa berlayar di atas daratan yang kering<\/strong>. Harus ada airnya (usaha dan ibadah) baru kapalnya bisa jalan. Tapi tenang, selagi ada niat bertobat, pelaku dosa yang tetap berharap rahmat Allah itu jauh lebih disukai dibanding ahli ibadah yang sombong dan bikin orang lain putus asa.<\/p>\n<ol start=\"13\">\n<li><strong> Cabang Ketigabelas: Tawakal Kepada Allah (At-Tawakkul)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Tawakal adalah muara dari rasa cinta, takut, dan harap. Ini adalah seni memasrahkan segala urusan kepada Allah setelah kita berikhtiar. Tingkatannya unik banget:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Level 1:<\/strong> Percaya sama Allah seperti kamu percaya penuh sama pengacara atau wakil profesional yang mengurus usahamu.<\/li>\n<li><strong>Level 2:<\/strong> Kepasrahan kayak bayi ke ibunya. Bayi enggak tahu cara cari makan sendiri, yang dia tahu cuma menangis dan nempel sama ibunya karena percaya 100% ibunya pasti menjaga.<\/li>\n<li><strong>Level 3 (Tertinggi):<\/strong> Seperti jenazah di tangan orang yang memandikannya. Pasrah total tanpa perlawanan, karena sadar penuh bahwa yang menggerakkan seluruh jalan hidupnya adalah Takdir dan Kuasa Allah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mengamalkan empat cabang iman ini memang enggak bisa instan dan butuh waktu. Tapi tenang, Allah melihat tiap proses dan ikhtiar kecil yang kita lakukan. Semoga kita semua selalu dibimbing untuk punya hati yang makin dekat dan mantap kepada-Nya, ya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Tim Beit Kilma Dupione)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>STAY TUNE\u2014<\/p>\n<p>Website:\u00a0ppduputri.or.id<\/p>\n<p>YouTube:\u00a0DUPI ONE TV<\/p>\n<p>Instagram:\u00a0dupione_malang<\/p>\n<p>Tiktok:\u00a0dupione<\/p>\n<p>Facebook:\u00a0Daarul Ukhuwwah Putri I<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Rabu, 26 Agustus 2026. Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi\u2019ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. tentang kelanjutan dari ta\u2019lim minggu kemarin. Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar &#8220;ngaku&#8221; beriman tanpa<\/p>\n<div class=\"more-link\">\n\t\t\t\t <a href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\" class=\"link-btn\"><span>Lanjut membaca <\/span> <i class=\"icofont-thin-double-right\"><\/i><\/a>\n\t\t\t<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":3753,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[304,336],"tags":[],"class_list":["post-3752","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kalam-mudir","category-talim"],"jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar &quot;ngaku&quot; beriman tanpa benar-benar paham isi dan praktiknya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar &quot;ngaku&quot; beriman tanpa benar-benar paham isi dan praktiknya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-04T00:46:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1039\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"571\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dupi Malang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dupi Malang\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\"},\"headline\":\"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya\",\"datePublished\":\"2026-09-04T00:46:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-04T00:46:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\"},\"wordCount\":575,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg\",\"articleSection\":[\"Kalam Mudir\",\"Ta'lim\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\",\"name\":\"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-04T00:46:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-04T00:46:09+00:00\",\"description\":\"Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar \\\"ngaku\\\" beriman tanpa benar-benar paham isi dan praktiknya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg\",\"width\":1039,\"height\":571},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"description\":\"Mencetak Ulama Pejuang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png\",\"width\":250,\"height\":243,\"caption\":\"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223\",\"name\":\"Dupi Malang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dupi Malang\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.ppduputri.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","description":"Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar \"ngaku\" beriman tanpa benar-benar paham isi dan praktiknya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","og_description":"Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar \"ngaku\" beriman tanpa benar-benar paham isi dan praktiknya?","og_url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/","og_site_name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","article_published_time":"2026-09-04T00:46:09+00:00","og_image":[{"width":1039,"height":571,"url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dupi Malang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dupi Malang","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/"},"author":{"name":"Dupi Malang","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223"},"headline":"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya","datePublished":"2026-09-04T00:46:09+00:00","dateModified":"2026-09-04T00:46:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/"},"wordCount":575,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg","articleSection":["Kalam Mudir","Ta'lim"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/","name":"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya - Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg","datePublished":"2026-09-04T00:46:09+00:00","dateModified":"2026-09-04T00:46:09+00:00","description":"Pernah enggak sih kamu merasa ibadah sudah jalan, tapi hati masih sering gelisah atau malah gampang jumawa? Atau jangan-jangan, selama ini kita cuma sekadar \"ngaku\" beriman tanpa benar-benar paham isi dan praktiknya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg","width":1039,"height":571},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/biar-gak-cuma-ngaku-ngaku-beriman-4-fondasi-hati-yang-wajib-kamu-punya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppduputri.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Biar Gak Cuma Ngaku-Ngaku Beriman: 4 Fondasi Hati yang Wajib Kamu Punya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#website","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","description":"Mencetak Ulama Pejuang","publisher":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppduputri.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#organization","name":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","contentUrl":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp_Image_2023-08-07_at_21.59.56-removebg-preview-e1694577257674.png","width":250,"height":243,"caption":"Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri"},"image":{"@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/e871bdbceb7e731424d8897b86903223","name":"Dupi Malang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppduputri.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0640b52a7c1fd52360b61232c928ead029ba7635e146aabf0bb4244a4c50da2f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dupi Malang"},"sameAs":["http:\/\/www.ppduputri.or.id"],"url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/author\/dupi01malang\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/ppduputri.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Capture.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paqkR9-Yw","jetpack-related-posts":[],"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3752","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3752"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3752\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3754,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3752\/revisions\/3754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3752"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3752"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppduputri.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3752"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}