I’tikaf berasal dari bahasa arab dari kata kerja tsulasi akafa ya’kifu akfan atau ukufan. Lalu kata kerja dasar ini ditambah dua huruf hamzah dan ta menjadi i’takafa ya’takifu i’tikaf.

Kata dasar dari i’tikaf ini mempunya beberapa makna yang saya nukil dari al mu’jam al wasith sebagai berikut:

  1. Akafa fil masjid artinya tinggal di masjid untuk niat ibadah. Ini berarti i’tikaf kita tinggalkan kesenangan isi rumah duniawi kita dan kita pindah ke rumah Allah untuk berkhalwat bersamaNya. Menjadi tamu di rumahNya. Masjid.
  2. Akafa alas syaii artinya menyambut suatu perkara berkomitmen dengannya dan tidak berpaling darinya. Bisa diartikan seorang yang sudah niat beritikaf ia hendaknya menyongsong niatnya itu dengan amalan amalan yang semestinya seperti dzikir, tilawah, tahajjud dll. Terus menerus begitu dan tidak berpaling.
  3. Akafa atthoiru haulal qatil artinya burung itu mengerumuni mangsanya. Boleh dikata seorang yang beritikaf seperti pemburu mangsa yang penuh semangat mengejar buruannya. Semangat dalam dzikir! Semangat dalam tilawah! Semangat dalam tahajjud! Lawan rasa kantuk dan bosan!
  4. Akafa fulan an hajatihi artinya si fulan menahan hajatnya. Orang yang sudah berada di masjid untuk i’tikaf maka ia sudah melepas keinginan keinginan duniawinya. Jangan kotori i’tikaf dengan urusan duniawi.

Wallahu a’lam.
Suhat 24 ramadhan 1439.