oleh: Afaf Zahrah NK

Butiran-butiran pasir semakin memanas
Kerikil-kerikil berlarian kesana kemari
Angin diam seribu bahasa
Bisu tak bergerak
Tuli tak berucap
Menyaksikan terjangan kekejian syahwati
Melukai jiwa raga peradaban
Tanah suci yang dijanjikan

Dirimu yang kokoh dalam barisan
Merangkul erat tubuh ad-diin
Berdiri tegak diatas kokohnya pondasi iman
Demi merebut kembali yang harusnya dimiliki
Tanah suci yang dijannjikan

Lidah-lidah api berkobar membakar asamu
Terlihat dari kejahuan taman-taman surga di pelupukmu
Telah menunggu dengan kekekalannya
Yang tak semu seperti fatamorgana
Itulah balasan bagi para pejuang
Tanah suci yang dijanjikan

Hingga kelak tiba masanya
Tatkala adzan kembali menggema
Diketinggian puncak-puncak menara
Tanah suci yang dijanjikan