Pintu Dosa Dan Maksiat

Pintu Dosa Dan Maksiat

Pasti kita pernah bercanda, bergurau atau yang sering kita lakukan seperti ngerumpi dan tertawa bersama teman-teman. Tapi apakah kita sadar kalau ucapan yang kita keluarkan adalah perkataan yang sia-sia?

Sebaiknya kita mengetahui, bahwa ucapan buruk merupakan salah satu pintu menuju kemaksiatan. Dan lisan kita pasti akan mengatakan apa yang ada di dalam hati kita, baik kita menyukainya atau tidak.

Dalam sebuah hadist Anas yang di riwayatkan oleh Ahmad dari Ibnu Mas’ud R.A, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda;

“لا يستقيم إيمان عبد حتى يستقيم قلبه، و لا يستقيم قلبه حتى يستقيم لسانه”
Artinya: “Tidaklah lurus keimanan seorang hamba, sampai lurus hatinya. Dan tidak akan lurus hatinya, sampai lurus lisannya.” (HR. Ahmad)

Kita pasti mudah dalam menjaga diri kita dari segala perbuatan maksiat. Seperti mudah untuk tidak mencuri, tidak memakan makanan haram, tidak minum khamr, tidak berzina, dan lain sebagainya. Akan tetapi, kita pasti sangat kesulitan dalam menjaga gerak-gerik lisan kita.

Kita bahkan sering tidak sadar, jika kita telah mengucapkan 1 kalimat yang bahkan tidak kita ketahui maksud dari ucapan tersebut yang bisa membuat murka Allah SWT.

Di sebutkan juga dalam sebuah hadist;

“إنّ العبد ليتكلّم بالكلمة ما يتبيّن ما فيها يهوي بها فى النار أبعد ما بين المشرق والمغرب”

Artinya: “Sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan satu kalimat, tanpa memperhatikan kandungannya. Maka ia akan di lemparkan ke dalam neraka lebih jauh daripada antara timur dan barat.”

Dalam hadist di atas sangatlah jelas bahwa kita harus menjaga lisan kita dari kalimat-kalimat yang tidak bermanfaat. Akan lebih baik jika kita memikirkannya terlebih dahulu. Sebelum akhirnya kita berbicara. Agar kita tidak menyakiti hati orang lain dan tidak membahayakan saudara-saudara muslim kita.

Ingatlah, perkataan adalah tawananmu. Akan tetapi, jika ia telah keluar dari mulutmu, maka kamulah yang menjadi tawanannya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui dan maha mendengar.

Maka dari itu, kita harus menjaga lisan kita. Jangan sampai kita mengeluarkan kalimat-kalimat yang tidak bermanfaat untuk kita sendiri dan orang lain. Kita juga harus memperbanyak dzikir kepada Allah SWT, karena sesungguhnya Allah maha mengampuni dan memaafkan hamba-Nya yang bertaubat.
(Sumber: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. 2016. Ad Daa Wa Ad Dawaa : Macam-macam Penyakit Hati. Pustaka Imam Asy Syafii.)

〈Nafa’a Dina Salamah〉

 


STAY TUNE—

Website: ppduputri.or.id | https://ppduputri.or.id/
You Tube: DUPI ONE TV | https://www.youtube.com/channel/UC1hpHz1z3C4cxa4xi9SlSnQ
Instagram: dupione_malang | https://www.instagram.com/dupione_malang/
Tiktok: dupione | https://www.tiktok.com/@dupione
Facebook: Daarul Ukhuwwah Putri I | https://www.facebook.com/dupione/

Tinggalkan Balasan