Waktu Berjalan Begitu Cepat

Waktu Berjalan Begitu Cepat

Pernahkah kita menyadari hari-hari yang kita jalani dan waktu-waktu yang kita lalui selama ini terasa begitu cepat? Kita pasti tidak merasakannya karena kita selalu berpikiran tentang segala urusan dunia yang sangat menggoda seluruh ummat manusia. Akan tetapi terkadang kita sadar bahwa waktu yang selama ini kita lalui begitu cepat.

Dalam sebuah hadist dari Abu Hurairah R.A, bahwa Rasulullah SAW bersabda;

لا تقوم الساعة حتى يتقارب الزمان فتكون السنة كالشهر و يكون الشهر كالجمعة و تكون الجمعة كاليوم و يكون اليوم كالساعة و تكون الساعة كاحتراق السعفة الخوصة

Artinya: “Tidaklah datang hari Kiamat sampai zaman berdekatan, maka setahun seperti sebulan, sebulan seperti sejum’at (sepekan), sejum’at (sepekan) seperti sehari, sehari seperti satu jam, satu jam seperti terbakarnya daun pohon kurma yang telah menghitam.” (HR. Ahmad)

Hadist di atas memiliki sebuah kebenaran yang mengingatkan kita, bahwa waktu yang berjalan begitu cepat adalah kedekatan kita terhadap hari akhir kelak.

Di dalam ilmu pengetahuan eksak juga menjelaskan. Bahwa apabila perputaran (rotasi) bumi bertambah kecepatannya, maka akan mengakibatkan bertambahnya kecepatan revolusi bumi terhadap matahari. Jika sebelumnya untuk satu kali, maka revolusi bumi membutuhkan waktu setahun. Tetapi karena adanya percepatan ini, bumi cukup menyelesaikan dalam satu bulan.

Demikianlah, pada saat kondisi alamiah berubah secara signifikan akan mempercepat rotasi bumi. Yang membuat semua itu akan mempengaruhi geologi bumi, kecepatan rotasi permukaan bumi, serta kecepatan revolusinya.

Jadi apakah kita akan siap untuk menghadapi detik-detik datangnya akhir zaman? Sudah berapa persen iman kita kepada Allah SWT? Berapa banyak bekal dari dunia yang sudah kita kumpulkan? Amalan apa yang telah kita lakukan? Lebih banyak mana? Amalan kebaikan atau keburukan kita?

Maka dari itu, kita harus memperbanyak amalan-amalan kebaikan agar seluruh amalan kita bisa menjadi syafa’at untuk kita nanti. Dan hindarilah perbuatan yang telah di larang oleh Allah SWT, maka laksanakanlah perintah yang telah di tetapkan-Nya. Kita harus berusaha mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Niscaya Allah akan dekat dengan kita dan selalu berada di sisi hamba-Nya.

(Sumber: Al-Mubayyadh, Muhammad Ahmad. 2018. Ensiklopedi Akhir Zaman. Surakarta : Granada Mediatama.)

〈Nafa’a Dina Salamah〉

 


STAY TUNE—

Website: ppduputri.or.id | https://ppduputri.or.id/

You Tube: DUPI ONE TV | https://www.youtube.com/channel/UC1hpHz1z3C4cxa4xi9SlSnQ

Instagram: dupione_malang | https://www.instagram.com/dupione_malang/

Tiktok: dupione | https://www.tiktok.com/@dupione

Facebook: Daarul Ukhuwwah Putri I | https://www.facebook.com/dupione/

Tinggalkan Balasan