Mengapa Harus Ada Pengabdian?

Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata Pengabdian? Ya, pengabdian adalah salah satu fase yang harus dilewati oleh santriwati Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah (PPDU) Putri. Tidak hanya di PPDU saja, pengabdian juga ada beberapa pondok pesantren, pondok modern Gontor juga salah satunya. Setelah menempuh jenjang pendidikan MA selama 4 tahun (jalur taktsifi/persiapan), kini santriwati PPDU Putri sebanyak 14 orang tengah memulai fase dimana mereka belum dapat dikatakan lulus sebelum melewati fase ini, yaitu pengabdian.

Hari Ahad, 23 Juni 2019, mereka telah membaca ikrar santri pengabdian yang dipimpin oleh mudir PPDU Putri 1, yaitu KH. Ahmad Syakirin Asmui, Lc., MA. Ikrar tersebut dibacakan dalam serangkaian acara wisuda PPDU Putri 1 Marhalah pertama. Ikrar disaksikan oleh para undangan yang hadir sekaligus juga walisantri mereka.

Pada hari ini, Rabu, 26 Juni 2019, mereka diantarkan ke tempat pengabdian mereka di PPDU Putri 2, Morotanjek. Setelah sebelumnya ada taujihat dari riayah (kepengasuhan) yaitu, al-ustadzah Afifah Nuraniyah, Lc, kemudian dilanjutkan pembacaan SK keputusan penempatan santri pengabdian. Dari 14 santriwari, 9 orang di tempatkan di PPDU kampus 1, sedangkan 5 lainnya ditempatkan di PPDU Putri 2. Dalam arahan yang disampaikan oleh riayah, pada intinya adalah kenapa harus ada pengabdian? Karena dalam pengabdian ini ada 3 hal:

1. Pengabdian adalah Memberi

Memberikan apa yang kita miliki untuk pondok, terutama ilmu. Memberikan jiwa dan pikiran kita untuk ikut serta dalam memajukan pondok tercinta

2. Pengabdian adalah Mematangkan Karakter dan Kepribadian

Bagaimana memiliki akhlak dan perilaku yang baik terhadap sesama pendidik atau bahkan kepada santriwati

3. Pengabdian adalah Memantapkan Keilmuan

Ilmu yang telah kita peroleh selama di pondok, akan lebih bermanfaat dan kita dapat memahaminya ketika bisa diajarkan ke yang lain. mungkin ketika belajar di kelas belum paham, tetapi dengan mengajar, maka akan dapat memahami apa yang belum dipahami ketika di dalam kelas sebagai santri.

Jangan sampai berpikir seperti pikiran orang yang biasa-biasa saja. Orang biasa akan berpikir rugi ketika harus pengabdian. Rugi dari segi waktu, usia, dan biaya. Patahkan pikiran-pikiran tersebut, karena tidak akan pernah merugi jika memang kalian harus mengabdi terlebih dahulu. Manfaatkan usia dan waktu yang kalian miliki dengan sebaik-baiknya. Buktikan kepada dunia bahwa kalian mampu untuk mewujudkan cita-cita islam dan turut serta dalam memperjuangkan nilai-nilai islam.
Selamat berjihad dan semoga amanah. Baarakallahu fiikum. (Murti)