Langit berawan menaungi barisan santri DUPI 1 dalam tiap kubu konsulatnya. Bersama jajaran asatidz dan deretan paduan suara di tanah jihad ma’had Daarul Ukhuwwah Putri  1, Jawa Timur, Indonesia. Tepat pukul 07.00 pagi pada hari Rabu, 10 Juli 2019 pembawa acara mulai membacakan susunan Upacara Pembukaan Pekan Khutbatul Arsy. Maka barisan pleton dan pemimpin upacara mulai mengambil alih barisan. Disusul dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan paskibra DUPI 1. Dalam upacara ini santri berkesempatan tampil dengan suara lantang dan berwibawa. Menunjukkan bahwa dibalik kelembutan seorang muslimah juga ada ketegasan.

Usai pengibaran bendera merah putih, Ustadz KH. Ahmad Syakirin Asmu’i Lc.,MA selaku pembina upacara menyampaikan 2 point utama dalam amanat beliau, yakni kedisiplinan dan ukhuwwah islamiyyah. Tercermin dari pemandangan santriwati yang berasal dari berbagai pulau di Indonesia bersatu padu dalam barisan yang rapi dan tertib hingga berakhirnya rangkaian upacara.

Tidak berhenti sampai disitu, upacara pembukaan yang dilanjutkan dengan parade baris-berbaris kembali memunculkan kesan kedisiplinan dan ukhuwwah islamiyyah. Diawali barisan pleton, pasukan paskibra, dan barisan paduan suara. Disambung oleh barisan sanah nihaiyyah dan kolaborasi konsulat dari berbagai daerah. Barisan Kota Malang 1, 2, dan 3. Barisan Kabupaten Malang 1, 2, dan 3. Barisan Kalimantan 1 dan 2. Barisan Jombang dan sekitarnya. Barisan Blitar dan sekitarnya. Barisan Surabaya dan sekitarnya. Barisan Lumajang dan sekitarnya. Barisan Bali dan Luar Jawa. Kolaborasi kompak dan keseragaman kostum unik santri pada parade ini dinilai pula sebagai perlombaan. Konsulat manakah pemenangnya? (Ivi/4)