وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan atas izin Allah, sebagai ketetapan yang sudah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, niscaya Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (Q.S Ali Imran: 145)

i syukur kepada Allah SWT yang telah mengizinkan PPDU berkembang dan mengepakkan sayapnya. Dimana salah satu tekad PPDU adalah mendirikan cabang Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah di setiap Provinsi di Indonesia. Hadza min fadhli rabbi.

Pada hari ini, Ahad, 25 Rabiul Akhir 1441H bertepatan dengan sejarah penting PPDU, yaitu adalah peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putra 2 di Rembang, Jawa Tengah. Agenda ini dihadiri oleh orang-orang penting di PPDU, diantaranya adalah perwakilan badan Wakaf, Mudir PPDU Putra & Putri, Koramil, tokoh masyarakat setempat, dan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Semoga ini menjadi awal yang baik dan tentu mendapatkan ridla Allah SWT. Pengembangkan PPDU dengan membuka cabang di setiap provinsi guna mewujudkan motto PPDU yaitu, Mencetak Ulama Pejuang. Baarakallaahu fiikum wa jamii’an.