WhatsApp Image 2023-08-06 at 11.33.52
WhatsApp Image 2023-08-23 at 04.02.56
WhatsApp Image 2023-10-11 at 11.27.23 (3)
WhatsApp Image 2023-10-11 at 11.27.23
WhatsApp Image 2023-08-10 at 12.22.03
WhatsApp Image 2023-09-04 at 15.18.26
WhatsApp Image 2023-10-11 at 11.19.31 - Copy
WhatsApp Image 2023-09-03 at 14.45.36
WhatsApp Image 2023-08-17 at 10.24.52
WhatsApp Image 2023-09-25 at 09.03.27
DSC_4098
20230902_183634
20230902_183744
20231007_182233
WhatsApp Image 2023-09-28 at 21.19.32 (1)
WhatsApp Image 2023-10-11 at 11.19.33
WhatsApp Image 2023-10-11 at 11.27.23 (2)
PlayPause
previous arrow
next arrow

Pengorbanan

Kalau ada yang harus terluka biarlah itu aku, Kalaulah ada yang termarjinalkan biarlah itu aku, Kalaulah ada yang perlu dikorbankan, biarkan aku menjadi tumbal… Asal… Perjalanan ini selamat hingga tujuan Mengantarkan seisi kapal Tanpa kebocoran Apalagi harus karam Apalah aku bila disanding dengan kapal Kapal ini… Ya kapal ini… Kapal ini dengan nahkodanya Dengan seluruh

Cireng Daarul Ukhuwwah Putri

Karya santri #DUPI01 siap dipasarkan. Ayo emak emak yang hadir temaram siapkan koceknya untuk membeli produk santri.

Pembukaan Unit Usaha Fotokopi

Bismillahi masyaAllah. Mohon doa restu temen temen semua. Unit usaha fotokopi, ATK dan agen bukalapak pondok ppdu. Semoga membawa keberkahan bagi semua pihak di pondok dan sekitarnya menuju kemandirian pondok.

I’tikaf

I’tikaf berasal dari bahasa arab dari kata kerja tsulasi akafa ya’kifu akfan atau ukufan. Lalu kata kerja dasar ini ditambah dua huruf hamzah dan ta menjadi i’takafa ya’takifu i’tikaf. Kata dasar dari i’tikaf ini mempunya beberapa makna yang saya nukil dari al mu’jam al wasith sebagai berikut: Akafa fil masjid artinya tinggal di masjid untuk

Tanah Suci yang Dijanjikan 

oleh: Afaf Zahrah NK Butiran-butiran pasir semakin memanas Kerikil-kerikil berlarian kesana kemari Angin diam seribu bahasa Bisu tak bergerak Tuli tak berucap Menyaksikan terjangan kekejian syahwati Melukai jiwa raga peradaban Tanah suci yang dijanjikan Dirimu yang kokoh dalam barisan Merangkul erat tubuh ad-diin Berdiri tegak diatas kokohnya pondasi iman Demi merebut kembali yang harusnya dimiliki