Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri

Kena Mental! Ini Nasihat Nabi & Sahabat Soal Kebiasaan Kita yang Bikin Heran

Sabtu, 10 Oktober 2026

Malam ini, kembali dengan muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz Doktor Zainal Abidin mengkaji kitab Nashaikhul Ibad karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani pada Bab Ke-7 maqalah ke-5 sampai 7. Yang mana kali ini membahas tentang Mengurai Hakikat Dunia & Tiga Wasiat Emas

Pernah nggak sih, kamu merasa hidup lagi padat-padatnya sampai-sampai gampang emosi, gampang iri, atau sibuk membandingkan pencapaian diri sama orang lain? Kalau iya, itu tandanya hati kita butuh “charge” ulang!

Lewat pengajian santai kitab klasik Nashoihul I’bad (Bab Ke-7 / Bab As-Suba’i) malem ini, ada untaian hikmah keren yang membedah hakikat kehidupan dunia, niat cari cuan, sampai cara bikin hubungan kita sama orang sekitar jadi adem.

Yuk, simak ulasan ringkasnya yang terbagi ke dalam tiap poin maqalah berikut ini!

Lanjutan Maqalah Ke-5: Jawaban Hikmah Sayyidina Ali bin Abi Thalib

Di bagian ini, dibahas kelanjutan dari pertanyaan-pertanyaan deep talk seputar kehidupan dan akhirat yang dijawab dengan cerdas oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu:

  • Siksaan Dingin Ekstrem (Zamharir): Ternyata siksaan di neraka itu nggak cuma berupa api panas yang membara, tapi ada juga hawa dingin yang super ekstrem (Zamharir). Dinginnya yang luar biasa ini sanggup membakar dan merusak jiwa.
  • Pahitnya Kesabaran & Bahaya Adu Domba (Namimah): Menjaga kesabaran pas lagi dapat ujian memang terasa lebih pahit dari racun. Tapi, hobi mengadu domba (namimah) alias bikin rusuh hubungan orang jauh lebih berbahaya, bahkan diancam tegas sama Rasulullah SAW nggak bakal masuk surga.
  • Sifat yang Dijauhi Rasulullah SAW: Ada tiga sifat yang bikin seseorang jauh dari ikatan spiritual sama Nabi Muhammad SAW, yaitu hati yang penuh rasa iri dengki (hasad), hobi mengadu domba, dan masih memercayai praktik perdukunan.

Maqalah Ke-6: Hakikat Dunia & Tipe Manusia Menyikapinya (Sabda Nabi SAW)

Maqalah ini menegaskan kembali hakikat dunia berdasarkan sabda Rasulullah SAW biar kita nggak salah arah waktu mengejar kebahagiaan.

  • Hakikat Fana Dunia: Dunia itu pada dasarnya cuma tempat tinggal dan harta sementara buat orang-orang yang belum paham indahnya “rumah sejati” di akhirat kelak.
  • 4 Ciri Orang yang Terjebak Dunia:
    1. Sibuk menimbun harta berlebihan: Tanda akal sehatnya belum dipakai buat memikirkan bekal akhirat.
    2. Terus-menerus ikuti hawa nafsu: Indikasi belum meresapi nilai-nilai agama.
    3. Galau berlarut-larut pas kehilangan materi: Bukti belum paham kalau dunia sifatnya cuma sementara.
    4. Iri hati lihat orang lain lebih kaya: Cermin dari akal dan ketaqwaan yang lagi menurun.
  • Niat Bekerja Cari Cuan (Jihad vs Jalan Setan):
    • Jihad Fisabilillah: Bekerja dengan niat menafkahi anak-istri, merawat orang tua yang sudah sepuh, serta menjaga kehormatan diri (al-karamah) biar nggak membebani orang lain atau meminta-minta.
    • Jalan Setan (Sabilisy-Syaithan): Bekerja keras cuma demi pamer (riya’), gaya-gayaan, dan menyombongkan kekayaan di depan teman-teman.

Maqalah Ke-7: Tiga Wasiat Emas Malaikat Jibril (Hadis Jabir bin Abdullah RA)

Maqalah ini merangkum tiga wejangan penting yang terus-menerus disampaikan Malaikat Jibril AS kepada Nabi Muhammad SAW untuk menjaga hubungan antarmanusia:

  • Mulia dengan Tetangga (Al-Jar): Malaikat Jibril tak henti-hentinya mengingatkan untuk berbuat baik sama tetangga (bahkan kalau tetangganya non-Muslim). Saking pentingnya menjaga perasaan tetangga, Nabi SAW sampai sempat berpikir kalau tetangga bakal dapat bagian harta warisan!
  • Lembut dan Penuh Kasih kepada Istri (An-Nisa’): Perintah buat memuliakan, menghormati, dan bersikap lembut sama istri sangat ditekankan, sampai-sampai Nabi SAW sempat mengira tindakan menjatuhkan talak (perceraian) dilarang keras.
  • Mengasihi Pekerja/Pembantu (Al-Mamluk): Penghormatan terhadap sesama manusia sangat diperhatikan. Pembantu, pekerja rumah tangga, atau bawahan di tempat kerja harus diperlakukan secara adil, layak, dan manusiawi tanpa kesewenang-wenangan.

Nah, kajian kali ini memberikan panduan hidup yang seimbang banget: jadikan setiap langkah cari rezeki sebagai ladang ibadah, bersihkan hati dari sifat dengki sama dunia yang fana, dan selalu tebarkan kebaikan buat keluarga, tetangga, maupun pekerja di sekitar kita.

Gimana, dari poin-poin di atas, mana nih yang paling merasa “nyentil” kehidupan kamu sehari-hari?

 

 

 

(Tim Beit Kilma Dupione)

 

Sekian untuk muhadharah kali ini. Untuk melihat kajian selengkapnya, tonton juga video Live Streaming pada channel YouTube kami. Hanya di DUPI ONE TV!

 

STAY TUNE—

Website: ppduputri.or.id

YouTube: DUPI ONE TV

Instagram: dupione_malang

Tiktok: dupione

Facebook: Daarul Ukhuwwah Putri I

Leave a Reply