Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri

Setiap Kebaikan Adalah Bagian dari Iman

Hari Rabu, 29 Juli 2026.

Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Iman memiliki lebih dari tujuh puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah mengucapkan ‘Laa ilaaha illallah’, sedangkan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu adalah salah satu cabang iman.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa yang tertinggi dari cabang iman adalah ucapan ‘Laa ilaaha illallah’ karena merupakan miftahul Jannah dan menjadi pemisah antara orang mukmin dan orang kafir. Dan yang paling rendah adalah menyingkirkan halangan dari jalanan. Begitu pula dengan rasa malu, yang juga merupakan cabang iman dan ciri orang beriman.

Semakin banyak cabang iman yang diamalkan, semakin kuat kualitas keimanan seseorang. Ahlus Sunnah wal Jamaah meyakini bahwa iman dapat bertambah dan dapat berkurang. Artinya, kondisi iman seseorang tidak selalu sama. Ia harus terus dipelihara melalui ibadah dan amal saleh agar semakin kuat.

Penjelasan ulama menegaskan bahwa setiap amal baik, baik yang berkaitan dengan keyakinan, ucapan, maupun perbuatan, merupakan bagian dari iman. Semakin banyak cabang iman yang diamalkan, semakin sempurna pula keimanan seseorang. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk terus memperbaiki diri dengan memperbanyak amal saleh, menjaga akhlak, dan memberikan manfaat kepada orang lain agar imannya semakin kuat.

 

(Tim Beit Kilma DupiONE)

 

STAY TUNE—

Website: ppduputri.or.id

YouTube: DUPI ONE TV

Instagram: dupione_malang

Tiktok: dupione

Facebook: Daarul Ukhuwwah Putri I

Leave a Reply