Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri

Ada

Tak seorang pun tau tentang trauma terpendam ini.
Bahkan terkadang aku pun tak memahami diriku sendiri.
Mungkin orang-orang berpikir ini hanyalah seujung jari.
Namun mereka tak tau, yang kurasakan justru gelap tak berperi.

Terkadang aku bertanya-tanya,
Apa hal ini pantas disebut trauma?
Karena hanya aku seorang yang merasakannya.
Merasa sendiri padahal berada di tengah ramainya manusia.
Merasa kedinginan di antara orang-orang yang berbagi kehangatan.

Saat orang lain menatapku, senyumnya luntur.
Saat orang lain menghadapku, wajahnya gelap berguntur.
Saat orang lain di dekatku, mereka melangkah mundur.
Apa aku monster yang tak diinginkan kehadirannya?
Mereka bersikap seolah-olah aku merusak suasana.

Saat aku bicara, mereka mencibir
Saat aku mendekat, mereka menyingkir
Saat aku melihat, mereka menatapku nyinyir.
Salahkah aku hadir?

Tapi, itulah manusia.
Sumber kekecewaan dan luka.
Jika tak ingin terluka,
Berharaplah pada Tuhan, bukan manusia.

〈Mazaya Izazi Junaedi〉

 


STAY TUNE— 

Website: ppduputri.or.id 

YouTube: DUPI ONE TV 

Instagram: dupione_malang 

Tiktok: dupione 

Facebook: Daarul Ukhuwwah Putri I 

Tinggalkan Balasan