Kategori: Karya DUPI

Seluruh santriwati maupun para asatidz dan asatidzah nya bebas mengutarakan segala inspirasi nya lewat Karya DUPI ini.

Syirik Dalam Kehendak Dan Niat

Syirik dalam kehendak dan niat diumpamakan dengan lautan yang tak bertepi. Sedikit sekali yang selamat darinya. Barang siapa yang dengan amalnya menghendaki selain wajah Allah, atau meniatkan sesuatu selain dari mendekatkan diri kepada-Nya dan mencari ganjaran-Nya, maka dia telah berbuat syirik dalam niat dan kehendak. Ada salah satu contohnya yaitu banyaknya orang yang menuntut ilmu

Pesantren -Puisi

Pesantren Tempatku berjuang Tempatku bernaung Tempat para pejuang ilmu Tempat untuk membina umat Setiap pagi dan petang kita beramai-ramai sembahyang Kita mencari ilmu bersama Agar bisa selamat dunia akhirat Ku abdikan diriku kepada Allah Ta’ala Di dalam kalbuku Rintangan sulit dan mudah sudah terjalani Di dalam pondok ini banyak kenangan suka dukaku Oh.. pondokku Kau

Guru

Puisi-by: Nafa’a Guru… Kau adalah orang yang hebat Membimbing dan mendidik tanpa rasa lelah Tidak pernah merasa bosan dalam mengajar Dan selalu tersenyum saat mengajar Guru… Kau selalu memberi kami ilmu yang bermanfaat Ilmu yang berguna untuk masa depan Yang membantu kami untuk hidup bahagia Tanpamu, kami tidak bisa melihat indahnya dunia Tanpamu, kami tidak

Ayah-Puisi

Ayah… Disaat kau meneteskan keringatmu Di dalam deraian lelah nafasmu Kau berjuang tanpa menyerah Demi kebahagiaan diriku Dan kau selalu memberi kasih sayang yang luar biasa Ayah… Kau adalah pejuang yang sangat hebat Kau rela mengorbankan dirimu untukku Meski bahaya yang besar kau tetap melindungiku Dan kau akan selalu tersenyum Senyummu yang indah saat kau

Doa Adalah Obat

DOA ADALAH OBAT Pada saat kita mendapatkan sebuah musibah yang menimpa, pasti kita merasakan kesedihan, kehilangan, dan sebagainya. Maka sebaiknya kita bersabar karena musibah adalah ujian dari Allah SWT agar kita tetap bertaqwa dan beriman kepada Allah. Dan kita harus berdoa kepada Allah agar dosa kita diampuni. Ketika hati kita disakiti oleh orang lain sehingga

Langkah Kaki

Sadarkah kita kalau langkah kaki kita termasuk salah satu pintu kemaksiatan. Yang mana kita pasti pernah berjalan menuju tempat-tempat yang kurang manfaatnya. Dan kita juga pasti pernah berjalan menuju tempat-tempat yang bermanfaat, contohnya; sekolah, masjid, majelis ilmu, dan lain sebagainya. Jadi yang kita upayakan adalah menjaga langkah kaki kita agar tidak menuju kemaksiatan. Menjaga langkah

Ada

Tak seorang pun tau tentang trauma terpendam ini. Bahkan terkadang aku pun tak memahami diriku sendiri. Mungkin orang-orang berpikir ini hanyalah seujung jari. Namun mereka tak tau, yang kurasakan justru gelap tak berperi. Terkadang aku bertanya-tanya, Apa hal ini pantas disebut trauma? Karena hanya aku seorang yang merasakannya. Merasa sendiri padahal berada di tengah ramainya

Berlomba-lomba Membuat Gedung Pencakar Langit

Di zaman kita sekarang ini, banyak sekali gedung-gedung pencakar langit, apalagi di negara-negara barat. Akan tetapi, di negara-negara Timur Tengah juga memiliki banyak Gedung pencakar langit, contohnya: Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, yang tingginya mencapai 282 meter. Abraj Al-Bait di Mekkah, Arab Saudi, yang tingginya mencapai 601 meter. Al-Hamra Tower di Kuwait City,

Kemudahan Mendapatkan Alat Tulis

Pena merupakan alat utama dalam menghasilkan sebuah karya tulis atau karangan, serta simbol pengetahuan di dalam dunia ini. Di zaman ini pasti sangat mudah bagi kita untuk mendapatkan sebuah alat tulis. Yang mana kita mudah untuk membuat sebuah karangan. Padahal di zaman dahulu, sulit sekali bagi manusia untuk mendapatkan sebuah alat tulis. Sehingga orang-orang pada

Rich Your Dream

Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia. Berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya. Begitulah penggalan lagu laskar pelangi, yang berisi afirmasi positif yang memberi semangat. Setiap orang pasti memiliki sebuah mimpi, dan mimpi itu harus diwujudkan. Jangan takut untuk bermimpi dan menggantungkan harapan besar dalam diri. Seorang pemimpi hendaknya meletakkan mimpi-mimpi di antara jari-jarinya, lalu