10Agu
06Agu
Biar Nggak Cuma Dihapal: Yuk, Pahami Lagi Makna 5 Cabang Iman Ini!Hari Rabu, 05 Agustus 2026. Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. tentang Pilar-Pilar Keimanan. Seorang penyair berkata dalam syairnya: آمِنْ بِرَبِّكَ وَالْمَلَائِكْ * وَالْأَنْبِيَا وَبِيَوْمِ يَفْنَى الْعَالَمُ “Berimanlah kepada Tuhanmu, para malaikat, para nabi, dan hari di mana alam semesta akan binasa.” Cabang Pertama:
05Agu
Menyingkap Aib dengan Kikir, Menutup Cacat dengan DermawanSabtu, 01 Agustus 2026 Malam ini, kembali dengan muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz Doktor Zainal Abidin mengkaji kitab Nashaikhul Ibad karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani pada maqalah ke-14. Yang mana kali ini membahas tentang menyingkap aib dengan kikir, menutup cacat dengan dermawan. Sering kali kita bertanya-tanya, mengapa sebuah masyarakat yang tampak makmur bisa merasa kehilangan kedamaian, atau mengapa
30Jul
Setiap Kebaikan Adalah Bagian dari ImanHari Rabu, 29 Juli 2026. Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. Rasulullah ﷺ bersabda: “Iman memiliki lebih dari tujuh puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah mengucapkan ‘Laa ilaaha illallah’, sedangkan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu adalah
26Jul
Iman Bukan Sekadar Pengakuan, tetapi Jalan Hidup Seorang MukminHari Rabu, 22 Juli 2026. Kajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. Kitab ini berisi pembahasan tentang akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan bahasa yang ringkas namun padat. Kitab ini merupakan ringkasan dari kitab Syu’abul Iman karya Al-‘Allamah Sayyid Nuruddin Al-Iiji yang semula ditulis dalam bahasa Persia, kemudian diterjemahkan
10Jul
Welcome to the Journey: Menyambut Santri BaruAhad, 5 Juli 2026 Dari Pelukan Keluarga Menuju Cahaya Ilmu Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti prosesi serah terima santri baru PPDU. Momen ini bukan sekadar mengantarkan putri tercinta ke gerbang pesantren, tetapi juga menjadi awal perjalanan menuntut ilmu dan membangun karakter Islami. Dalam sambutannya, perwakilan wali santri, Bapak Ahmad Azhari, membagikan pengalaman mendampingi putri
08Jul
Hilangnya Nikmat Berawal Dari HatiSabtu, 04 Juli 2026 Malam ini, kembali lagi dengan muhadhoroh mingguan bersama Al-Ustadz KH. Ahmad Syakirin Asmu’i, Lc,. MA., mengulas buku Nashaikhul Ibad yang ditulis oleh Sheikh Imam Nawawi Al-Bantani dalam maqalah ke-14 . Kali ini membahas bagaimana setiap sifat buruk akan menghilangkan kenikmatan hidup seseorang. Al-Ahnaf bin Qais menyampaikan enam kebenaran hidup yang berkaitan
28Feb
Tidak Memaafkan Menyebabkan Penyakit HatiAhad, 25 Februari 2024. SIWALAN (Silaturrahim Walisantri Dan Ta’lim Bulanan) kali ini KH. Ahmad Syakirin Asmu’i, Lc., MA akan kembali mengkaji kitab Tahdziibu Al-Akhlaq. Yang membahas tentang harusnya bagi kita saling memaafkan karena orang yang tidak mau memaafkan orang lain akan mendapatkan penyakit hati. Ustadz Syakirin melanjutkan kajian pada halaman 32, paragraf kedua. .من جالس
26Feb
Meninggalkan Dunia Itu lebih Berat Dari SabarSabtu, 17 Februari 2024 Muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz KH. Ahmad Syakirin Asmu’i, Lc,. MA., mengkaji kitab Nashaikhul Ibad karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani. Pada maqalah ke-27. Diawali dengan perkataan penyair bahr majzu’: يَا مَنْ بِدُنْيَاهُ اشْتَغَلْ ⁂ قَدْ غَرَّهُ طُوْلُ الْأَمَل أَوْ لَمْ يَزَلْ فِيْ غَفْلَةٍ ⁂ حَتَّى دَنَا مِنْهُ الأَجَل المَوْتُ يَأْتِيْ بَغْتَةً
13Feb





