Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri

Menyelami Rahasia Takdir dan Perjalanan Setelah Kebangkitan

Hari Rabu, 12 Agustus 2026. Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. tentang kelanjutan dari ta’lim minggu kemarin.   Kehidupan dunia sering kali menyajikan teka-teki yang sulit dipahami. Mengapa musibah datang bertubi-tubi? Mengapa orang yang tidak bersalah harus menderita? Pertanyaan-pertanyaan ini sebenarnya bersumber dari terbatasnya

Bukan Soal Sempurna: Begini Tanda Jiwa yang Mulai Dibersihkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 Malam ini, kembali dengan muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz Doktor Zainal Abidin mengkaji kitab Nashaikhul Ibad karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani pada maqalah ke-15. Yang mana kali ini melanjutkan pembahasan tentang Menata Hati setelah Bertobat. Setiap manusia pasti pernah bermimpi untuk membuka lembaran baru dan melepaskan diri dari kesalahan masa lalu. Namun, pernahkah kita bertanya-tasa di

Menata Hati di Dunia yang Bising: Rahasia Jiwa yang Tenang dan Dicintai

Sabtu, 08 Agustus 2026 Malam ini, kembali dengan muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz Doktor Zainal Abidin mengkaji kitab Nashaikhul Ibad karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani pada maqalah ke-14. Yang mana kali ini melanjutkan pembahasan tentang Rahasia Keindahan Hidup dan Kedamaian Hati. Di tengah kesibukan sehari-hari, kita sering kali lupa bahwa kualitas diri seseorang tidak dinilai dari seberapa cepat ia meraih

Biar Nggak Cuma Dihapal: Yuk, Pahami Lagi Makna 5 Cabang Iman Ini!

Hari Rabu, 05 Agustus 2026. Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. tentang Pilar-Pilar Keimanan. Seorang penyair berkata dalam syairnya: آمِنْ بِرَبِّكَ وَالْمَلَائِكْ * وَالْأَنْبِيَا وَبِيَوْمِ يَفْنَى الْعَالَمُ “Berimanlah kepada Tuhanmu, para malaikat, para nabi, dan hari di mana alam semesta akan binasa.” Cabang Pertama:

Menyingkap Aib dengan Kikir, Menutup Cacat dengan Dermawan

Sabtu, 01 Agustus 2026 Malam ini, kembali dengan muhadhoroh pekanan bersama Al-Ustadz Doktor Zainal Abidin mengkaji kitab Nashaikhul Ibad karangan Syaikh imam Nawawi Al-Bantani pada maqalah ke-14. Yang mana kali ini membahas tentang menyingkap aib dengan kikir, menutup cacat dengan dermawan. Sering kali kita bertanya-tanya, mengapa sebuah masyarakat yang tampak makmur bisa merasa kehilangan kedamaian, atau mengapa

Setiap Kebaikan Adalah Bagian dari Iman

Hari Rabu, 29 Juli 2026. Malam ini, kita melanjutkan pengkajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. Rasulullah ﷺ bersabda: “Iman memiliki lebih dari tujuh puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah mengucapkan ‘Laa ilaaha illallah’, sedangkan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu adalah

Iman Bukan Sekadar Pengakuan, tetapi Jalan Hidup Seorang Mukmin

Hari Rabu, 22 Juli 2026. Kajian kitab Qomi’ut Thughyan karangan Syaikh Nawawi oleh Ustadz Ahmad Syakirin, Lc. MA. Kitab ini berisi pembahasan tentang akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan bahasa yang ringkas namun padat. Kitab ini merupakan ringkasan dari kitab Syu’abul Iman karya Al-‘Allamah Sayyid Nuruddin Al-Iiji yang semula ditulis dalam bahasa Persia, kemudian diterjemahkan

Welcome to the Journey: Menyambut Santri Baru

Ahad, 5 Juli 2026 Dari Pelukan Keluarga Menuju Cahaya Ilmu Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti prosesi serah terima santri baru PPDU. Momen ini bukan sekadar mengantarkan putri tercinta ke gerbang pesantren, tetapi juga menjadi awal perjalanan menuntut ilmu dan membangun karakter Islami. Dalam sambutannya, perwakilan wali santri, Bapak Ahmad Azhari, membagikan pengalaman mendampingi putri

Hilangnya Nikmat Berawal Dari Hati

Sabtu, 04 Juli 2026 Malam ini, kembali lagi dengan muhadhoroh mingguan bersama Al-Ustadz KH. Ahmad Syakirin Asmu’i, Lc,. MA., mengulas buku  Nashaikhul Ibad  yang ditulis oleh Sheikh Imam Nawawi Al-Bantani dalam  maqalah ke-14 . Kali ini membahas bagaimana setiap sifat buruk akan menghilangkan kenikmatan hidup seseorang. Al-Ahnaf bin Qais menyampaikan enam kebenaran hidup yang berkaitan

Tidak Memaafkan Menyebabkan Penyakit Hati

Ahad, 25 Februari 2024. SIWALAN (Silaturrahim Walisantri Dan Ta’lim Bulanan) kali ini KH. Ahmad Syakirin Asmu’i, Lc., MA akan kembali mengkaji kitab Tahdziibu Al-Akhlaq. Yang membahas tentang harusnya bagi kita saling memaafkan karena orang yang tidak mau memaafkan orang lain akan mendapatkan penyakit hati. Ustadz Syakirin melanjutkan kajian pada halaman 32, paragraf kedua.  .من جالس